Sabtu, 19 Maret 2011

Senyum

 Assalamu'alaikum Wr. Wb.
teman-teman yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng.Ini Postingan ke 4 kami yaitu tentang Senyum, silahkan dibaca.


Senyum adalah perilaku sederhana yang memberi dampak luar biasa. Tak seorang pun di dunia yang tidak bisa tersenyum. Bahkan tak seorang pun yang tidak menjadi lebih bahagia dengan senyumnya sendiri, bahkan mengalirkan kebahagiaan lebih kepada orang lain, dengan senyum. Seorang yang sedang sempit hatinya karena tertimpa musibah, bisa merasa lapang sejenak jika ia memaksakan tersenyum. Ketika merasa lapang itu pikirannya pun jernih, dan peluang untuk mendapatkan jalan keluar dari musibahnya lebih besar. Berbeda jika menghadapi musibah dengan cemberut atau sedih yang berlarut-larut. Pikiran akan terus buntu dan jalan keluar pun semakin menjauh dari jangkauan

Senyum, memberi dampak begitu besar bagaimanakah lagi perilaku lain yang lebih besar dan kompleks. Bahkan Iman kita mengatakan bahwa perilaku kita bukan hanya berdampak di dunia tetapi akan sampai dampaknya ke akherat. Allah SWT berfirman, “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzaroh pun, niscaya Dia melihatnya; dan barang siapa yang mengerjakan kejelekan sebesar dzaroh pun, niscaya Dia melihatnya.” Ini menunjukkan bahwa perilaku kita berpengaruh di dunia dan di akherat.


ayo kawan semua, senyum ya,, 
senyum itu baik untuk kesehatan tapi, jangan suka senyum-senyum sendiri ya pas lagi jalan, nanti disangka nggak waras lagi. hihihi
senyum itu bisa membuat hati lega dan menambah teman lho..
buktikan saja!!
hehe




Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Semoga bermanfaat ya..

Senin, 21 Februari 2011

Assalamu'alaikum Wr.Wb teman-teman yang dirahmati oleh Allah SWT.
Ini ada postingan ke tiga dari NINA TRI AGUSTINA dan PRATIWI HAYUNINGTYAS yang membahas tentang pengetahuan, semoga bermanfaat ya..!! 

Shalat Dhuha adalah shalat sunat yang dilakukan/ dikerjakan pada waktu dhuha atau pada waktu pagi hari yang sudah agak meninggi sampai sebelum datangnya shalat dhuhur (antara pukul 07.00 sampai pukul 10.00 WIB). Jumlah bilangan raka’at shalat dhuha minimal dua raka’at dan maksimal dua belas raka’at dan dikerjakan setiap dua raka’at satu salam (jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at). Manfaat/ faedah shalat dhuha yang dapat diperoleh dan dirasakan oleh orang yang mengerjakannya/ melaksanakan shalat dhuha adalah dapat melapangkan dada dalam segala hal, terutama dalam hal rizki, sebab banyak orang yang terlibat dalam hal ini.
Ayat-ayat yang paling baik dibaca dalam shalat dhuha: surat al-Waqi’ah, surat Asy-Syamsi, surat Adh-Dhuha, surat al-Kafirun, surat al-Quraisy, surat al-Ikhlas, dsb. Cara mengerjakan shalat dhuha sama seperti mengerjakan shalat fardhu, baik bacaan maupun cara mengerjakannya.


Niat shalat dhuha:
dhuha
Usholli sunnatadh-dhuha rok’ataini lillahi ta’alaa
(Saya niat shalat dhuha dua raka’at karena Allah ta’ala.)
  1. Pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah membaca surat Asy-Syams
  2. Pada rakaat kedua membaca surat Adh-Dhuha

Keutamaan Shalat Dhuha:
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda: “Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).
Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata: “Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).
“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)
Di perintahkan kepadaku oleh kekasihku Nabi SAW untuk berpuasa 3 (tiga ) hari pada tiap-tiap bulan, mengerjakan 2 ( dua ) rakaat Shalat Sunnat Dhuha, dan supaya saya berwitir sebelum tidur.” ( HR Bukhari dan Muslim)
Tidak ada yang memelihara shalat dhuha kecuali orang-orang yang kembali kepada Allah (awwaabiin)” (HR. Ibnu Khuzaimah II/228, al Hakim dalam alMustadrak I/314 dan lainnya).
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah….(Shahih al-Targhib: 673). Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda: “Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna” (Shahih al-Jami`: 6346)


Waktu Shalat Dhuha
“Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah pada saat berdirinya anak unta karena teriknya matahari.” (HR. Muslim). Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dan Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahumallah dalam Penjelasan Riyadush Shalihin menjelaskan bahwa sholat yang dimaksud adalah sholat Dhuha. Hadits ini juga menjelaskan bahwa waktu paling afdhol untuk melakukan sholat Dhuha adalah ketika matahari sudah terik.Anak-anak unta sudah bangun karena panas matahari itu diqiyaskan dengan pagi hari jam 08:00 AM, adapun sebelum jam itu dianggap belum ada matahari yang sinarnya dapat membangunkan anak onta.


Anjuran Sholat Dhuha
Dari Aisyah, ia berkata: “Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menunaikan shalat Dhuha, sedangkan saya sendiri mengerjakannya. Sesungguhnya Rasulullah SAW pasti akan meninggalkan sebuah perbuatan meskipun beliau menyukai untuk mengerjakannya. Beliau berbuat seperti itu karena khawatir jikalau orang-orang ikut mengerjakan amalan itu sehingga mereka menganggapnya sebagai ibadah yang hukumnya wajib (fardhu).

Senin, 31 Januari 2011

Keajaiban Allah SWT

Assalamu'alaikum. Wr. Wb.
Teman-teman yang dirahmati oleh Allah Swt.
Ini adalah postingan kedua kami, semoga postingan yang lebih baru ini dapat menambah wawasan kalian, dan membuat kalian menjadi lebih bersyukur apa yang telah kalian miliki serta dapat menguatkan iman kalian.
Ini adalah beberapa foto yang menunjukkan betapa besarnya keajaiban Allah. Ini adalah keajaiban kecil yang ditunjukkan-Nya kepada kita. Subhanallah..!!!



Hasil foto satelit memperlihatkan riak-riak gelombang Tsunami di Sri Lanka mirip tulisan kaligrafi "Allah"। (Foto: Globalsecurity।Org)





Masjid di Meulaboh, Aceh, yang berkubah warna gelap ini tampak tetap berdiri. Sejumlah bangunan di sisi-sisinya tampak tidak tersisa tersapu tsunami. (Foto: Setpres/Dudi Anung)



Bangunan untuk bersujud kepada-Nya di salah satu sudut kota Meulaboh ini tampak tetap berdiri kokoh. Bangunan di sekitarnya roboh tersapu gelombang tsunami, kecuali pohon kelapa. (Foto: Indra Shalihin)

Semoga postingan ini bermanfaat ya..
See you in other post!!
Bye.. ^^
Wassalamu'alaikum. Wr. Wb.

Senin, 24 Januari 2011

Mengenal Diri Mengenal Allah

Assalamualaikum Wr. Wb.
Apa kabar ikhwan dan akhwat? semoga selalu dalam lindungan Allah SWT selalu yaa .

 oke kalo kita pengen deket sama Allah, ada beberapa cara nih . mau tau? ayoo kita mulai aja


Untuk mengenal Allah, kita juga harus mengenal diri kita sendiri. Dengan cara tersebut kita dapat berkomunikasi dengan Allah. Cara caranya adalah : 
  1.   Terbuka dengan diri sendiri,
Artinya kita harus mengetahui pasti sebenernya gimana kondisi kita? Belum tentu luarnya keliatan baik, dalaemnya juga. Bagaikan mawar berduri, namun juga tidak seperti mutiara dalam kerang. Melainkan kita harus seperti emas yang selalu bersinar diantara yang lain. heheehehe 
2.       Usahakan sendiri untuk membuka diri kita,

Kita harus bersikap welcome terhadap diri kita sendiri agar kita bisa menerima hal-hal yang bermanfaat bagi diri kita sendiri. Karena kita makhluk social, kita juga harus bersikap welcome kepada orang lain, agar orang lain juga bisa memberi masukan kepada kita. 
3.       Dibukakan oleh orang yg lebih mengerti tentang ilmu agama,

Guru adalah penerang dalam hidup kita, jadi ilmu gurupun lebih banyak daripada ilmu kita. Dengan melihat kondisi tersebut, kita bisa belajar banyak dari guru. Contohnya saja bagaimana cara mengenali diri kita? Setelah mengetahui hal itu, kita bisa tau gimana sih diri kita sebenarnya? Dengan mengetahui kekurangan kita, kita bisa buat kekurangan itu menjadi kelebihan bagi diri kita.

                Dengan mengetahui cara-cara mengenal Allah, diharapkan kita jangan menjadi generasiu LALAT yang hidup ditempat BURUK, menghinggapi hal yang BURUK dan menghasilkan hal yang BURUK.  Jadilah generasi LEBAH yang hidup ditempat BAIK, menghinggapi hal yang BAIK, dan menghasilkan hal yang BAIK.  

oke, sekian aja nih dari kita . jangan lupa ya selalu liat blog kita . 
wasalamualaikum .
.